Skip to main content

OkeWarta

Blog Post

OkeWarta > Nasional > Jembatan Ambles di Cipayung Depok Mulai Diperbaiki, Akses Warga Ditutup Sementara
Jembatan Ambles di Cipayung Depok Mulai Diperbaiki, Akses Warga Ditutup Sementara - OkeWarta.com

Jembatan Ambles di Cipayung Depok Mulai Diperbaiki, Akses Warga Ditutup Sementara

Pemerintah Kota Depok mulai melakukan perbaikan total terhadap jembatan di Kampung Pulo, Kecamatan Cipayung, yang mengalami kerusakan akibat fondasinya ambles tergerus aliran sungai. Proyek tersebut membuat akses penghubung menuju Jalan Raya Cipayung dan Jalan Raya Citayam ditutup sementara hingga pekerjaan konstruksi selesai.

Pengerjaan telah memasuki tahap pembongkaran struktur lama. Alat berat dikerahkan ke lokasi untuk membongkar lantai jembatan beserta fondasinya yang mengalami kerusakan. Di sisi sungai, petugas juga mulai melakukan penggalian sebagai persiapan pembangunan fondasi baru agar struktur jembatan lebih kokoh dan aman digunakan masyarakat.

Selama proses pembangunan berlangsung, arus lalu lintas dari Jalan Pemuda Kampung Pulo menuju Jalan Raya Cipayung maupun arah sebaliknya dialihkan. Pengendara yang biasanya memanfaatkan jalur tersebut, termasuk warga yang menuju Stasiun Citayam, Pasar Citayam, Bedahan di Sawangan, hingga wilayah Bojong Gede dan Tajur Halang, diminta menggunakan rute alternatif. Penutupan sementara dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan selama proyek berlangsung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menjelaskan pembangunan jembatan telah dimulai sejak 12 Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada 9 September 2026. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp710 juta untuk proyek tersebut. Jembatan yang dibangun memiliki panjang sekitar 10,1 meter dengan lebar antara 5 hingga 10 meter, serta dilengkapi oprit di kedua sisinya untuk mendukung kelancaran mobilitas warga.

Lurah Cipayung Jaya, Susniawati, mengatakan kawasan tersebut nantinya juga akan terdampak pembangunan jalan tol yang diperkirakan disertai pembangunan underpass atau flyover. Meski demikian, perbaikan jembatan tetap menjadi prioritas karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat sebagai akses utama aktivitas sehari-hari. Menurutnya, kebutuhan warga tidak dapat menunggu hingga proyek infrastruktur lain direalisasikan.

Sebelumnya, kerusakan pada fondasi jembatan telah terjadi sejak awal 2026. Kondisi tersebut sempat membuat sebagian badan jembatan ditutup menggunakan pembatas agar kendaraan roda empat tidak melintas karena dikhawatirkan memperparah kerusakan. Setelah melalui tahap perencanaan, pemerintah akhirnya memulai pembangunan ulang guna mengembalikan fungsi jalur penghubung yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat di Depok dan wilayah perbatasan Kabupaten Bogor.