Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) memperkuat upaya membangun budaya keselamatan pelayaran dengan menggelar Kampanye Keselamatan Pelayaran di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan 1.690 unit life jacket, 1.440 e-Pas Kecil, serta 148 Pas Sungai dan Danau kepada nelayan dan masyarakat maritim sebagai langkah meningkatkan keselamatan pelayaran sekaligus memperkuat tertib administrasi kapal.
Program yang digelar pada Senin itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menekan risiko kecelakaan di laut melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi pelayaran.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, yang diwakili Pelaksana Tugas Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Triono, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan standar keselamatan kapal sekaligus mendorong administrasi pelayaran yang lebih tertib.
Menurutnya, keselamatan pelayaran harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan perlindungan jiwa para nelayan, awak kapal, maupun pengguna transportasi laut lainnya.
Cilacap Dinilai Memiliki Peran Strategis
Triono menjelaskan bahwa Kabupaten Cilacap merupakan salah satu kawasan penting bagi aktivitas pelayaran nasional, baik untuk distribusi logistik, pelayaran niaga, maupun sektor perikanan.
Tingginya mobilitas kapal di wilayah tersebut membuat penerapan standar keselamatan menjadi kebutuhan utama agar aktivitas pelayaran dapat berlangsung secara aman dan berkelanjutan.
Ia mengingatkan bahwa keselamatan di laut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan kepatuhan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemilik kapal dan masyarakat maritim.
Penggunaan life jacket, kelengkapan alat keselamatan di atas kapal, serta kepatuhan terhadap kapasitas angkut menjadi langkah dasar yang harus diterapkan untuk mengurangi potensi kecelakaan akibat kelalaian manusia.
Pemda Apresiasi Dukungan Kemenhub
Pemerintah Kabupaten Cilacap menyambut positif pelaksanaan kampanye tersebut.
Mewakili pemerintah daerah, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Bintang Dwi Cahyono menilai bantuan alat keselamatan dan penerbitan dokumen kapal akan memberikan manfaat bagi para nelayan sekaligus meningkatkan ketertiban administrasi pelayaran.
Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlayar serta membantu menekan angka kecelakaan laut yang masih banyak dipengaruhi faktor human error.
Menurutnya, keselamatan pelayaran dan kepatuhan terhadap administrasi kapal merupakan dua aspek yang harus berjalan beriringan untuk menciptakan transportasi laut yang lebih aman.
Kolaborasi Didorong Wujudkan Zero Accident
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti.
Ia menilai target zero accident di sektor pelayaran hanya dapat dicapai melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas maritim.
Ditjen Perhubungan Laut menegaskan Kampanye Keselamatan Pelayaran merupakan program berkelanjutan yang akan terus dilaksanakan di berbagai daerah. Sebelumnya, kegiatan serupa telah diselenggarakan di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta, dengan penyaluran 150 unit life jacket, 2.216 Buku Pelaut Merah, dan 6 e-Pas Kecil kepada masyarakat maritim.
Kampanye di Cilacap diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri atas unsur Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, TNI, Polri, badan usaha, asosiasi pelayaran, nelayan, hingga awak kapal wisata. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap budaya keselamatan pelayaran semakin mengakar sehingga mampu mendukung transportasi laut yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.


