Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Wihadi Wijanto mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang mencapai 82,4 persen berdasarkan survei terbaru Litbang Kompas. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan kerja keras seluruh jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Wihadi menyebut hasil survei tersebut menjadi indikator bahwa berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri mulai mendapat respons positif dari masyarakat. Selain tingkat kepercayaan yang meningkat, citra positif institusi kepolisian juga tercatat mencapai 71,5 persen. Ia menilai pencapaian itu tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui kerja kolektif personel Polri dari tingkat pusat hingga daerah.
Dalam keterangannya, Wihadi berharap Polri tidak cepat berpuas diri meskipun memperoleh penilaian positif. Ia meminta seluruh anggota kepolisian tetap menjaga profesionalisme, meningkatkan pelayanan publik, serta terus hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Menurutnya, menjaga kepercayaan publik jauh lebih penting dibanding sekadar meraih angka survei yang tinggi.
Survei Litbang Kompas sendiri dilaksanakan pada 9–18 April 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi. Survei menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat dengan margin of error sekitar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Hasilnya menunjukkan 82,4 persen responden yakin kinerja Polri akan semakin baik, sementara 12,1 persen menyatakan tidak yakin dan 5,5 persen memilih tidak menjawab atau tidak tahu.
Angka tersebut meningkat dibanding hasil survei tahun sebelumnya yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri sebesar 76,2 persen. Kenaikan ini juga mendapat apresiasi dari sejumlah anggota DPR yang menilai reformasi pelayanan dan pendekatan yang lebih humanis mulai dirasakan masyarakat secara langsung.
Wihadi menegaskan DPR akan terus mendukung langkah-langkah yang bertujuan meningkatkan profesionalisme institusi kepolisian. Menurutnya, hasil survei seharusnya menjadi motivasi untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan publik. Dengan demikian, Polri diharapkan mampu menjaga tren positif tersebut sekaligus memperkuat perannya sebagai institusi penegak hukum yang dipercaya masyarakat.


