Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memberikan penjelasan terkait pertemuannya dengan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby, yang kini menjadi tersangka dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Raja Juli menegaskan audiensi tersebut berlangsung secara resmi, terbuka, dan terdokumentasi sehingga siap dijelaskan apabila dibutuhkan dalam proses penyidikan.
Penjelasan itu disampaikan menyusul munculnya sorotan publik setelah pertemuan keduanya pada 2 Juni 2026 dikaitkan dengan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Suhardiman. Menurut Raja Juli, pertemuan tersebut merupakan agenda resmi yang diajukan Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui surat permohonan. Seluruh proses, mulai dari daftar hadir hingga notulensi rapat, disebut tersimpan dan dapat diserahkan kepada penyidik apabila diperlukan.
Raja Juli juga mengungkapkan adanya sebuah amplop yang ditinggalkan Suhardiman setelah audiensi selesai. Ia mengaku baru mengetahui keberadaan amplop tersebut ketika tamunya meninggalkan ruangan. Merasa tidak berhak menerimanya, Raja Juli langsung memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan amplop tersebut tanpa membuka isinya. Pengembalian dilakukan pada 12 Juni 2026 di Kabupaten Kuansing dengan disertai bukti tanda terima dan dokumentasi. Menurutnya, langkah itu merupakan bentuk komitmen terhadap prinsip antigratifikasi dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Selain membantah adanya hubungan antara pertemuan tersebut dengan dugaan tindak pidana korupsi, Raja Juli menegaskan dirinya tidak pernah menerbitkan keputusan mengenai pelepasan kawasan hutan di Kabupaten Kuansing. Ia menyebut hingga saat ini tidak ada satu pun surat keputusan yang dikeluarkan dalam kapasitasnya sebagai Menteri Kehutanan terkait perubahan status kawasan hutan di wilayah tersebut.
Sementara itu, KPK masih mendalami dugaan gratifikasi yang berkaitan dengan pengurusan pelepasan hutan produksi terbatas (HPT). Penyidik juga menelusuri berbagai pertemuan yang pernah dilakukan Suhardiman dengan sejumlah pihak, termasuk audiensi di Kementerian Kehutanan, sebagai bagian dari pengumpulan alat bukti. Lembaga antirasuah menyatakan pemeriksaan terhadap pihak mana pun akan dilakukan apabila diperlukan untuk memperkuat konstruksi perkara.
Raja Juli memastikan akan bersikap kooperatif apabila diminta memberikan keterangan oleh KPK. Ia menyatakan mendukung proses penegakan hukum berjalan secara transparan dan berharap seluruh fakta dalam perkara yang menjerat Bupati Kuansing dapat diungkap secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.

