Mantan juara kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), Magomed Ankalaev, menegaskan fokus utamanya adalah merebut kembali sabuk juara divisi 93 kilogram. Namun, petarung asal Rusia itu juga membuka peluang menghadapi Paulo Costa apabila pertarungan tersebut disetujui UFC dalam agenda yang direncanakan berlangsung di Abu Dhabi pada Oktober mendatang.
Ankalaev mengatakan dirinya siap menerima tantangan Costa jika UFC memutuskan duel tersebut menjadi bagian dari kartu pertandingan. Meski tetap memprioritaskan perebutan gelar juara, ia mengaku tidak ingin terlalu lama menunggu kesempatan bertarung karena situasi di divisi kelas berat ringan saat ini masih belum menentu. Posisi Ankalaev sebagai penantang utama belum berubah, tetapi peluang perebutan sabuk juara tertunda setelah pemegang gelar saat ini, Carlos Ulberg, dikabarkan masih menjalani pemulihan akibat cedera.
Menanti Kesempatan Kembali ke Perebutan Gelar
Perjalanan Ankalaev dalam beberapa tahun terakhir di divisi kelas berat ringan diwarnai persaingan sengit. Ia sempat merebut gelar juara dengan mengalahkan Alex Pereira pada Maret 2025. Namun, masa kejayaannya tidak berlangsung lama. Dalam laga ulang yang digelar sekitar tujuh bulan kemudian, Ankalaev kehilangan sabuk juara setelah kalah melalui technical knockout (TKO) dari Pereira.
Situasi divisi kembali berubah ketika Pereira memutuskan melepas gelar demi mengejar peluang bertarung di kelas berat. Kekosongan tersebut kemudian dimanfaatkan Carlos Ulberg untuk menjadi juara baru kelas berat ringan UFC. Dengan kondisi Ulberg yang belum siap kembali bertanding, Ankalaev berharap tetap aktif di dalam oktagon sambil menunggu kesempatan merebut kembali gelar juara.
Siap Balas Sindiran Paulo Costa
Nama Paulo Costa mencuat setelah memberikan komentar pedas mengenai penampilan Ankalaev pada ajang UFC Abu Dhabi melalui media sosial. Costa menyatakan ingin membawa perubahan di divisi kelas berat ringan dan mengkritik pertandingan yang dinilainya kurang menarik. Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari Ankalaev.
Petarung Rusia itu mengaku tidak keberatan menghadapi Costa apabila laga perebutan gelar belum dapat terlaksana. Menurutnya, duel tersebut bisa menjadi pilihan terbaik agar dirinya tetap aktif bertanding. Ankalaev bahkan menyindir Costa dengan mengatakan dirinya siap menerima pertarungan selama lawannya tidak menghindari kesempatan tersebut.
Costa Datang dengan Modal Kemenangan Besar
Costa saat ini tengah menjadi sorotan setelah memutuskan naik dari kelas menengah ke kelas berat ringan. Pada UFC 327, petarung asal Brasil tersebut mencatat kemenangan penting setelah mengalahkan Azamat Murzakanov melalui knockout (KO) pada ronde ketiga. Hasil tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu penantang potensial di divisi 205 pon.
Usai kemenangan itu, Costa secara terbuka menyatakan ambisinya untuk mengejar sabuk juara kelas berat ringan UFC.
Trilogi Lawan Alex Pereira Masih Jadi Target
Selain membuka peluang menghadapi Paulo Costa, Ankalaev juga belum menutup kemungkinan menjalani laga trilogi melawan Alex Pereira. Rekor pertemuan keduanya saat ini masih imbang 1-1, sehingga duel penentu dinilai menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan penggemar UFC.
Ankalaev menyatakan siap kembali bertemu Pereira apabila mantan juara tersebut memutuskan turun lagi ke kelas berat ringan setelah gagal merebut gelar juara interim di kelas berat.
Dengan persaingan yang semakin ketat dan sejumlah nama besar bersaing di papan atas, divisi kelas berat ringan UFC diperkirakan akan menjadi salah satu kategori paling menarik dalam beberapa bulan ke depan. Nasib perebutan gelar kini bergantung pada pemulihan Carlos Ulberg dan keputusan UFC mengenai calon penantang berikutnya.


