Optimisme Ritel Bali Tetap Positif hingga Awal 2027 - OkeWarta.com

Optimisme Ritel Bali Tetap Positif hingga Awal 2027

Optimisme pelaku usaha ritel di Bali diperkirakan tetap berada dalam tren positif hingga awal 2027. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mencatat indeks ekspektasi penjualan (IEP) untuk beberapa bulan mendatang masih berada jauh di atas level 100 yang menjadi batas optimisme.

Kepala BI Bali Achris Sarwani mengatakan IEP untuk tiga bulan mendatang atau Oktober 2026 mencapai 180. Sementara itu, indeks ekspektasi penjualan untuk enam bulan ke depan atau Januari 2027 tercatat 188.

Meskipun angka tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya, posisi indeks yang masih berada di atas 100 menunjukkan pelaku usaha ritel tetap melihat peluang pertumbuhan penjualan. Optimisme tersebut terutama ditopang oleh aktivitas pariwisata Bali yang masih kuat dan konsumsi rumah tangga yang relatif terjaga.

Kondisi itu juga sejalan dengan perkembangan penjualan eceran pada Agustus 2026. BI memperkirakan Indeks Penjualan Riil (IPR) berada di level 129,2 atau meningkat 0,5 persen secara bulanan.

Selain konsumsi domestik, dukungan pembiayaan turut menjadi faktor yang menopang kegiatan usaha ritel. BI mencatat kredit untuk lapangan usaha perdagangan hingga Juli 2026 tumbuh 1,86 persen.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan di Bali masih memperoleh dukungan pembiayaan dari lembaga jasa keuangan. Ketersediaan pembiayaan menjadi salah satu faktor yang dapat membantu pelaku usaha mempertahankan aktivitas bisnis sekaligus memenuhi kebutuhan operasional.

Menurut Achris, sektor pariwisata tetap memiliki peran penting terhadap prospek penjualan ritel di Pulau Dewata. Aktivitas wisata yang terjaga dapat mendorong konsumsi dan memberikan dampak terhadap berbagai sektor perdagangan yang berkaitan dengan kebutuhan wisatawan maupun masyarakat.

Di sisi lain, perkembangan inflasi juga menjadi perhatian dalam menjaga daya beli masyarakat. Inflasi Bali pada Agustus 2026 tercatat sebesar 3,45 persen, masih berada dalam sasaran inflasi nasional sebesar 1,5 hingga 3,5 persen.

Kondisi inflasi tersebut dinilai masih memberikan ruang bagi konsumsi rumah tangga untuk tumbuh. Dengan dukungan pariwisata, konsumsi domestik, serta pembiayaan perdagangan, pelaku usaha ritel Bali diproyeksikan tetap mempertahankan aktivitas penjualan dalam beberapa bulan mendatang.

More From Author

China dan AS Bahas Perdagangan serta Isu AI di New York - OkeWarta.com

China dan AS Bahas Perdagangan serta Isu AI di New York

Isu Palestina Mendominasi Debat Umum Majelis Umum PBB - OkeWarta.com

Isu Palestina Mendominasi Debat Umum Majelis Umum PBB